← Semua artikel

Cara menghitung penyusutan garis lurus, dan kapan memakai saldo menurun

Etalase, mesin, laptop, dan motor operasional tidak habis dalam sebulan. Anda membelinya sekali, lalu memakainya bertahun-tahun. Kalau seluruh harganya dicatat sebagai pengeluaran pada bulan pembelian, laba bulan itu terlihat jauh lebih kecil dari kenyataan, dan laba bulan-bulan berikutnya terlihat lebih besar dari kenyataan. Penyusutan ada untuk memperbaiki gambaran itu.

Artikel ini menjelaskan cara menghitungnya dengan metode garis lurus, memperlihatkan jurnalnya, lalu menjelaskan kapan metode saldo menurun lebih masuk akal.

Istilah yang dipakai

Aset tetap adalah barang yang Anda beli untuk dipakai menjalankan usaha dalam waktu lama, bukan untuk dijual lagi. Etalase toko adalah aset tetap. Kain yang akan dijahit dan dijual adalah persediaan, bukan aset tetap.

Penyusutan adalah pembagian harga aset tetap ke seluruh masa pakainya. Nilai aset berkurang sedikit demi sedikit karena dipakai, dan pengurangan itu dicatat sebagai beban di tiap periode.

Tiga angka yang Anda butuhkan sebelum menghitung:

  • Harga perolehan, yaitu harga beli ditambah biaya agar aset siap dipakai, misalnya ongkos kirim dan pemasangan.
  • Umur manfaat, yaitu perkiraan berapa tahun aset itu masih berguna bagi usaha Anda.
  • Nilai sisa, yaitu perkiraan harga aset itu di akhir masa pakai. Kalau Anda tidak berencana menjualnya lagi, boleh diisi nol.

Rumus garis lurus

Garis lurus membagi beban yang sama rata di setiap periode:

Penyusutan per tahun = (harga perolehan − nilai sisa) ÷ umur manfaat

Kalau Anda ingin angka per bulan, bagi hasilnya dengan jumlah bulan dalam setahun.

Disebut garis lurus karena kalau nilai aset digambar dari tahun ke tahun, hasilnya turun dalam garis lurus. Kelebihannya jelas: angkanya mudah diperkirakan dan mudah diperiksa ulang.

Contoh hitung

Angka di bawah hanya contoh agar susunannya terlihat. Ganti dengan angka aset Anda sendiri.

Anda membeli rak display seharga Rp 1.000.000. Umur manfaatnya Anda perkirakan 10 tahun, dan Anda tidak berencana menjualnya, jadi nilai sisanya nol.

Komponen Nilai
Harga perolehan Rp 1.000.000
Nilai sisa Rp 0
Umur manfaat 10 tahun
Penyusutan per tahun Rp 100.000

Penyusutan per tahun adalah (Rp 1.000.000 dikurangi Rp 0) dibagi 10, hasilnya Rp 100.000. Angka yang sama berulang di setiap tahun sampai akhir umur manfaat.

Jurnalnya

Setiap periode, penyusutan dicatat dengan satu jurnal yang punya dua sisi. Debit adalah sisi yang menambah beban, kredit adalah sisi lawannya, dan keduanya harus sama besar:

Akun Debit Kredit
Beban Penyusutan Rp 100.000
Akumulasi Penyusutan Rp 100.000

Akumulasi penyusutan adalah akun penampung untuk total penyusutan yang sudah dicatat sejak aset dibeli. Akun ini sengaja dipisah dari akun asetnya, supaya harga perolehan asli tetap terlihat di neraca. Nilai yang tersisa, yaitu nilai buku, adalah harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan.

Beban Penyusutan muncul di Laba Rugi dan mengurangi laba. Akumulasi Penyusutan muncul di Neraca sebagai pengurang aset. Perhatikan bahwa tidak ada uang yang keluar waktu jurnal ini dicatat; uangnya sudah keluar saat Anda membeli aset. Itu sebabnya penyusutan disebut beban non-kas.

Kapan memakai saldo menurun

Pada metode saldo menurun, penyusutan lebih besar di tahun-tahun awal dan mengecil di tahun-tahun berikutnya. Caranya, tarif dikalikan dengan nilai buku di awal tahun, bukan dengan harga perolehan. Karena nilai buku terus turun, bebannya ikut turun.

Satu cara umum menentukan tarifnya adalah memakai dua kali tarif garis lurus. Untuk umur manfaat 10 tahun, tarif garis lurusnya satu per sepuluh dari harga perolehan, jadi tarif saldo menurunnya dua kali lipat dari itu. Hasilnya, beban tahun pertama jauh lebih besar dari angka garis lurus di contoh di atas, lalu menyusut dari tahun ke tahun.

Metode ini masuk akal untuk aset yang paling banyak memberi manfaat atau paling cepat kehilangan nilai di masa awal, seperti laptop atau kendaraan. Garis lurus lebih masuk akal untuk aset yang manfaatnya merata, seperti rak atau etalase.

Pilih salah satu untuk tiap aset dan konsisten memakainya. Mengganti metode di tengah jalan membuat perbandingan antar tahun tidak bisa dipercaya.

Untuk urusan pajak, aturan penyusutan punya ketentuan sendiri yang bisa berbeda dari pembukuan Anda. Artikel ini bukan nasihat pajak; tanyakan ke konsultan pajak Anda sebelum memakainya untuk laporan pajak.

Kesalahan yang paling sering terjadi

Aset dibeli, penyusutan tidak pernah dicatat. Akibatnya, laba terlihat terlalu besar dan nilai aset di Neraca tidak pernah turun.

Menyusutkan barang yang sebenarnya persediaan. Barang dagangan tidak disusutkan. Ia menjadi Harga Pokok Penjualan (modal barang yang terjual) saat terjual.

Lupa mulai dari bulan yang benar. Penyusutan dihitung sejak aset mulai dipakai, bukan sejak Anda memikirkannya.

Mencampur pembelian aset dengan beban biasa. Mengganti bohlam adalah beban. Membeli satu set lampu etalase adalah aset. Tentukan batas harga di usaha Anda, dan pakai batas yang sama terus-menerus.

Cara menghitungnya tanpa alat khusus

Di spreadsheet, siapkan satu baris per aset dengan kolom: nama aset, tanggal mulai dipakai, harga perolehan, nilai sisa, umur manfaat, penyusutan per tahun, akumulasi, dan nilai buku. Rumus penyusutan per tahun di kolom keenam sama dengan rumus di atas. Tiap akhir periode, tambahkan penyusutan ke kolom akumulasi dan kurangkan dari nilai buku.

Cara ini berjalan baik untuk beberapa aset. Kesulitannya muncul saat asetnya bertambah dan ada yang memakai saldo menurun: baris yang terlewat tidak ketahuan sampai ada yang mencocokkan dengan Neraca.

Bagaimana Admos menghitungnya

Di Admos, Anda mencatat aset sekali: nama, tanggal, harga perolehan, umur manfaat, dan metodenya, garis lurus atau saldo menurun. Setelah itu penyusutan dihitung dengan rumus tiap bulan, jurnalnya diposting, dan riwayatnya tersimpan. Karena ini rumus dan bukan hasil tebakan, tidak ada draf yang perlu Anda periksa seperti pada fitur foto struk.

Akun Akumulasi Penyusutan sudah termasuk dalam 147 akun standar yang terpasang di setiap organisasi baru, sebagai kontra-aset yang bersaldo kredit, jadi Anda tidak perlu menyusun akunnya sendiri. Untuk aset yang sudah Anda pakai sebelum pindah ke Admos, akumulasi penyusutan awalnya bisa dibawa, jadi pembukuan lama tidak perlu diulang dari nol.

Coba gratis 14 hari: halaman harga Admos.